"Saya hanya menggunakan koran yang digulung kemudian saya tempelkan ke pipi dia, itu saja. Kemudian saya minta maaf, tapi karena dia perempuan mungkin lebih sensitif jadi tidak mau memaafkan saya," ujar Zakaria di Polsek Pangkalanbaru, Pangkalpinang, Kamis (6/6/2013).
Zakaria bercerita bahwa ketika pesawat akan take off, dirinya diminta petugas pesawat untuk mematikan HP. Dia pun mematikan, tapi belum menunjukkan HP-nya yang sudah mati ke petugas.
"Kemudian dia mengulang permintaan itu. Saya bilang, ini sudah saya matikan. Tapi dia justru kasar. Saya bilang, jangan kasar-kasar saya kan beli tiket. Di situlah awal kesalahpahaman kami," kata Zakaria.
Sebelumnya pihak Pemprov Babel juga telah menanggapi kasus ini. Kepala Dinas Kominfo Babel, Tajuddin mengatakan bahwa insiden itu terjadi karena kesalahpahaman.
"Insiden yang terjadi antara Zakaria Umar Hadi, kepala BKPMD Babel dengan salah seorang pramugari Maskapai Sriwijaya Air atas nama Febriani, terjadi karena persoalan kesalahpahaman di antara kedua belah pihak," kata Tajuddin melalui rilis yang diterima detikcom, Kamis (6/6).
sumber | iniunic.blogspot.com | http://news.detik.com/read/2013/06/06/223659/2266609/10/pejabat-babel-yang-pukul-pramugari-saya-hanya-tempelkan-koran-ke-pipinya?9911012
No comments:
Post a Comment